Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres Masih Misterius, Kotoran dari Mayat sampai Diperiksa Polisi

"Berdasarkan keterangan kedokteran forensik kami menemukan feses dan ini kami harus teliti di laboratorium..."

Indian
Kamis, 24 November 2022 | 14:16 WIB
Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres Masih Misterius, Kotoran dari Mayat sampai Diperiksa Polisi
Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres Masih Misterius, Kotoran dari Mayat sampai Diperiksa Polisi (Suara.com/Faqih)

Kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih gelap. Polisi hingga kini belum bisa memecahkan misteri penyebab Rudyanto Gunawan dan ketiga anggota keluarganya tewas. 

Namun, polisi tetap mengusut kasus itu. Bahkan demi membongkar penyebab satu keluarga itu tewas, polisi sampai meneliti feses atau kotoran dari mayat satu keluarga itu. 

Dikutip Suara.com, Kamis (24/11), pendalamanan feses itu dilakukan dari hasil autopsi para jenazah. Feses keempat jenazah itu kini sudah dibawa ke laboratorium forensik untuk diuju oleh tim kedokteran forensik.

"Berdasarkan keterangan kedokteran forensik kami menemukan feses dan ini kami harus teliti di laboratorium ini mengandung apa kan harus diteliti lagi," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis.

Baca Juga:3 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Sopir Alphard Tabrak Truk Diduga Ngantuk

Menurut Hengki, hasil penelitian terhadap feses tersebut sangat penting. Sehingga diharapkan dapat mengungkap atau bahkan mematahkan praduga selama ini di balik penyebab kematian korban. 

"Apakah arti dari temuan autopsi itu nanti ahli yang akan mengatakan. Apakah bisa mengungkap atau mematahkan praduga selama ini, kami sedang teliti itu," katanya. 

Mumifikasi

Hengki sebelumnya mengungkap salah satu faktor kerumitan dalam mengungkap penyebab kematian dalam kasus ini salah satunya karena kondisi jenazah telah menjadi mumi. Pihak kepolisian bersama kedokteran forensik menurutnya masih terus melakukan penelitian terhadap keempat jenazah korban. 

"Biarpun ada kerumitan yang cukup tinggi karena sudah terjadi mumifikasi, nanti yang jawab ahlinya," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca Juga:Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Menikah Desember, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Lokasi Pernikahan

Selain mencari tahu penyebab kematian korban, penyidik juga turut mendalami motifnya. Pendalaman terkait motif tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai ahli, salah satunya ahli psikologi forensik. 

"Kami harus mencari motif, yang kedua adalah sebab kematian. Ini kami didampingi tim ahli," ujar Hengki. 

Meninggal Sejak Mei

Hengki ketika itu juga mengungkapkan berdasar hasil penyelidikan awal diketahui salah satu korban atas nama Reni Margaretha Gunawan diduga telah meninggal sejak Mei 2022. Fakta ini terungkap berdasar keterangan saksi dari mediator dan koperasi simpan pinjam yang sempat melakukan survei ke rumah korban. 

"Pada saat itu diterima oleh (korban) Budiyanto," ungkap Hengki.

Menurut penuturan saksi, bau bangkai sudah menyengat ketika mereka hendak memasuki gerbang rumah korban pada 13 Mei 2022. Saksi-saksi tersebut bahkan sempat bertanya kepada korban Budyanto Gunawan (69).

"Kepada pihak rumah (ditanya) kok bau seperti ini? dijawab ini bau got," jelas Hengki.

Saksi-saksi dari mediator dan pihak koperasi simpan pinjam itu lantas masuk ke dalam rumah dan diperlihatkan sertifikat rumah yang hendak dijual. Dalam sertifikat rumah tersebut tertulis atas nama Reni Margaretha Gunawan.

"Kemudian ditanyakan ibu Reni ada di mana? 'Sedang tidur di dalam'. Kemudian pegawai koperasi simpan pinjam ini mengajak diantarakan untuk masuk ke dalam kamar, begitu pintu kamar dibuka pegawi ini masuk menyeruak bau yang lebih busuk lagi," ungkap Hengki.

Petugas itu kemudian menayakan keberadaan Reni. Korban atas nama Dian Febbyana (42) anak dari Reni ketika itu berdalih kalau ibunya sedang tidur.

Ketika masuk kamar Reni, Dian juga melarang saksi-saksi dari mediator dan koperasi simpan pinjam untuk menyalakan lampu kamar dengan alasan ibunya sensitif cahaya.

"Pada saat dibangunkan untuk mengecek sertifikat, dipegang-pegang agak gembur, curiga, tanpa sepengetahuan Dian, pegawai simpan pinjam ini menghiudpkan flash HP-nya, begitu dilihat yang bersangkutan langsung teriak, Allahuakbar! Ini sudah mayat! di tanggal 13 Mei," tutur Hengki.

Sekeluarga Tewas

Sebelumnya publik digegerkan dengan penemuan empat jenazah dalam satu keluarga di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat, pada 10 November 2022. Keempat jenazah tersebut di antaranya Rudyanto Gunawan (71) dan istrinya R. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian Febbyana (42), serta iparnya Budyanto Gunawan (69).

Rudyanto Gunawan dan istrinya R. Margaretha Gunawan ditemukan meninggal di dua kamar berbeda. Sementara Dian Febbyana ditemukan di lantai, dan Budyanto Gunawan ditemukan di sofa.

Happening

Terkini

Berdasar narasi dalam foto korban yag dikutip Suara.com, Kamis (25/11), korban disebut ditabrak oleh terduga pelaku dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero.

Happening | 15:36 WIB

Aku sukanya di atas, aku gak bisa keluar kalau di bawah jarang, kata Pinkan Mambo.

Gaul | 21:08 WIB

"Aku malah suka ngambek kalau dia nonton sembunyi-sembunyi, tanpa sepengetahuanku."

Gaul | 19:11 WIB

Berdasar narasi video itu, disebutkan jika Joe Biden ogah pergi dari Indonesia setelah menghadiri KTT G20 yang digelar di Bali.

Happening | 11:20 WIB

Saat hendak diamankan, wanita itu sempat melipat poster bertuliskan "Dijual Ginjal".

Happening | 21:39 WIB

Terdengar isak tangis dari sejumlah orang saat melihat penyelamatan anak yang berlangsung dramatis itu.

Happening | 21:22 WIB

Pada video lain, terlihat seorang perawat lalu memberikan pertolongan kepada kucing malang itu.

Happening | 20:47 WIB

"Kami tempatkan ruangan khusus dan dilakukan pengawasan dokter yang ketat dari Rumah Sakit Adhyaksa."

Happening | 15:44 WIB

Video menunjukkan S tengah berbusana seksi dan merekam dirinya sendiri sambil memperlihatkan bagian belahan dada.

Metropolitan | 11:17 WIB

Meskipun terdapat peraturan yang berubah, namun tidak ada perubahan terhadap Harga Air Baku.

Metropolitan | 19:00 WIB

Meskipun terdapat peraturan yang berubah, namun tidak ada perubahan terhadap Harga Air Baku.

Metropolitan | 17:00 WIB

"Disuruh istri, Ganti gaya rambut mulai bulan depan," tulis Ridwan Kamil.

Metropolitan | 14:57 WIB

Meskipun terdapat peraturan yang berubah, namun tidak ada perubahan terhadap Harga Air Baku.

Metropolitan | 14:30 WIB

Selain punya 50 perusahaan, Pinkan Mambo juga mengaku mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk biaya operasi plastik sang anak.

Gosip | 10:58 WIB

Emak-emak nyinyir yang menghina Dewi Perssik dan ibunda sang artis sudah bertemu di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Gosip | 10:55 WIB

Pandai bersilat lidah, jutek, dan keras kepala memang jadi persona Kukuh Adi selama ini.

Gosip | 10:36 WIB

Angbeen Rishi tidak menjalin komunikasi dengan sang ibunda.

Gosip | 10:27 WIB
Tampilkan lebih banyak