Disuruh Minta Maaf usai Bebas Penjara, 'Dosa-dosa' SBY ke Anas Urbaningrum Justru Dibongkar

Gede Pasek pun membongkar 'dosa-dosa' SBY kepada Anas.

Indian
Senin, 10 April 2023 | 19:21 WIB
Disuruh Minta Maaf usai Bebas Penjara, 'Dosa-dosa' SBY ke Anas Urbaningrum Justru Dibongkar
SBY (Suara.com/Anang Firmansyah)

Eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum bakal keluar dari Lapas Sukamiskin, Jawa Barat, Selasa (11/4) besok. Terkait hal itu, Anas Urbaningrum disarankan agar meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dan Demokrat setelah bebas dari penjara. 

Saran itu disampaikan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief. 

"Mulailah hidup baru, hidup yang lebih baik," kata Andi Arief seperti dikutip dari Suara.com, Senin (10/4).

Andi menyebut semua orang punya masa kelam, namun masih ada waktu untuk melakukan perbaikan diri. Menurutnya, lingkungan politik akan menentukan perbaikan diri tersebut. 

Baca Juga:Berbohong Telah Diperkosa David Ozora, Hakim Sebut Agnes 5 Kali Bersetubuh dengan Mario Dandy

"Semoga lingkungan politik setelah keluar dari Sukamiskin yang menjadi pilihan adalah yang bersih hati, pikiran dan tindakan," ungkapnya. 

Atas dasar itu, sebagai sahabat, Andi pun menyarankan Anas untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada SBY dan Demokrat. 

"Sebagai sahabat saya menyarankan AU memilih meminta maaf terbuka kepada bapak SBY dan seluruh kader Demokrat yang hampir karam saat dipimpinnya," tuturnya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, nantinya dengan menyampaikan permintaan maaf tersebut Anas bisa menghadirkan hati yang bersih.

Anas Urbaningrum. (Dok. Jari)
Anas Urbaningrum. (Dok. Jari) (sumber:)

Saran dari Andi Arief langsung ditanggapi teman karib Anas Urbaningrum, I Gede Pasek Suardika. Namun, Gede Pasek justru menganggap pihak yang mesti meminta maaf kepada Anas adalah SBY. 

Baca Juga:Cuma Divonis 3,5 Tahun Bui, Sakit Stroke dan Kanker Paru-paru yang Diderita Ortunya Bikin Agnes Gracia Dihukum Ringan

Terkait ucapan Andi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) awalnya memastikan jika Anas Urbaningrum tak akan membawa dendam lama setelah bebas dari penjara. 

Anas disebutnya hanya akan berjuang mencari keadilan atas kriminalisasi yang dialaminya. 

"Perlu diketahui, Mas AU (Anas Urbaningrum) tidak membawa dendam keluar penjara. Beliau hanya membawa ikhtiar untuk berjuang mencari keadilan atas kriminalisasi yang terjadi pada dirinya. Setelah bebas baru mulai bisa melangkah berjuang," kata Pasek seperti dikutip dari Suara.com. 

Bongkar 'Dosa' SBY ke Anas

Menanggapi ucapan Andi Arief, Gede Pasek justru berbalik memberikan saran kepada SBY untuk meminta maaf kepada Anas setelah keluar penjara. Gede Pasek pun membongkar 'dosa-dosa' SBY kepada Anas. 

"Saya pun sama, memberikan saran ke SBY mumpung bulan suci Ramadan dan Mas Anas baru keluar setelah 10 tahun lamanya di dalam maka momentum yang bagus untuk SBY meminta maaf kepada AU," katanya. 

"Meminta maaf atas pidato dari Jeddah yang memaksakan kasus AU bisa disegerakan yang berakibat ada sprindik bocor ke istana oleh oknum KPK untuk mentersangkakan AU, sementara gelar perkara belum dilakukan," imbuh. 

Kemudian, ia menyampaikan, SBY juga harus meminta maaf atas upaya kudeta di Majelis Tinggi Partai Demokrat atas jabatan Ketua Umum saat Anas belum jadi tersangka. 

"Meminta maaf atas janji rekonsiliasi usai KLB di Bali yang diingkarinya sementara AU sudah berusaha membantunya untuk aklamasi. Meminta maaf atas tuduhan AU melakukan konspirasi kasus E KTP dituduhkan ke SBY ketika AU masih didalam penjara yang ternyata hoax dan fiktif," tuturnya. 

"Meminta maaf atas tidak konsistennya memberlakukan pakta integritas kalau Tersangka Terdakwa dan Terpidana harus mundur dan berhenti di PD karena terbukti saat ini mantan narapidana malah dapat jabatan tinggi," sambungnya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, masih banyak lagi yang harus dan sebaiknya SBY meminta maaf kepada Anas. Ia mengatakan, semua harus gunakan hati yang jernih dan tegar mengakui semua. 

"Bagus juga bila Andi Arief bisa membantu membongkar aksi kriminalisasi itu. Kalau tertarik mari bantu AU membongkar kriminalisasi selama ini dengan hati yang tulus."

(Sumber: Suara.com)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Happening

Terkini

Tampilkan lebih banyak